Langsung ke konten utama

Postingan

Memori Sebelas Tahun Lalu

Sebelas tahun yang lalu, saat aku duduk di kelas 4 SD. Untuk pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Sekolah Luar Biasa, sekolah khusus untuk penyandang disabilitas. Mungkin banyak kaum awam kurang mengenal istilah kata disabilitas. Kata serapan yang berasal dari Bahasa Inggris, dis yang berarti tidak dan ability yang berarti mampu. Jika digabungkan disability yaitu ketidakmampuan. Kata disabilitas lebih ramah terdengar di telinga dibandingkan kata penyandang cacat. Hhm, aku rasa kalian juga akan berpikir demikian. Sebelas tahun yang lalu, aku bersama siswa dari sekolah dasar lainnya di Kota Jambi diberi waktu tiga hari untuk mempelajari tarian yang nantinya akan dilombakan yaitu Tari Zapin dan Tari Sekapur Sirih. Aku bersama tiga orang temanku mewakili sekolah untuk ikut serta. Sekolah ini dulunya berada di tepi Danau Sipin (sekarang sudah menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Jambi). Sekarang sekolah yang baru terletak tidak terlalu jauh dari sekolah yang lama. Pertama...

2012 di Kenang, 2013 Harapan

Hari bisa dihitung dengan jari untuk meninggalkan tahun Naga Air, 2012. Tak terasa   11 bulan lebih telah berlalu. Lalu, apa yang kudapat selama setahun ini? Hmm. Banyak. Sebenarnya aku tak punya resolusi bulat akan melaksanakan apa saja dari tahun sebelumnya. Sebagian memang tercapai, tetapi belum sepenuhnya. Salah satu yang ku ingat tercapai yaitu bisa KKN di liburan semester genap. Mengapa? Karena dengan melaksanakan KKN tematik saat liburan, aku berkesempatan untuk lulus lebih cepat, yaitu 3 tahun 8 bulan. Hal ini pasti akan membuat ibuku bangga. * wish I get it fast * Tahun ini menurutku tidak terlalu menyenangkan, setelah resign dari tempat kerja sebelumnya, aku sempat bekerja sebagai staff administrasi di salah satu toko komputer di mall di bulan Januari-Februari. Cuma satu bulan? Iya, karena aku sibuk dan mall ini lumayan jauh dari rumahku, belum lagi masalah akademik kuliah yang harus aku selesaikan. FYI, sejak masuk kuliah, aku sudah kerja part-time . Ya lumayan...

My New Desain

Huuh, setelah hampir seminggu tidak bisa ngapa-ngapain, i'm come back. Kali ini dengan desain lagi. Ya, selalu desain. Hhe (^_^)v Mama masuk rumah sakit karena operasi, sedangkan aku sendiri sakit. Sedih banget gak bisa nemenin mama di rumah sakit. Di rumah ini aja aku bosan, gak bisa keluar. Tangan sama kaki juga sakit, Alhamdulillah waktu aku mau nge-post ini, sudah baikan. Okay, langsung ke postingan ku kali ini. Masih berkutat dengan desain rumah abangku, bedanya kali ini dibuat dua lantai. Ini lebih jelasnya. Lantai 1 Lantai 2 Nah, sudah lihat 'kan. Walaupun sederhana, semoga bisa jadi inspirasi ya. :) Selamat Malam :)

Cintapuccino :)

Cintapuccino, novel bergenre Chicklit karya Mbak Icha Rahmanti ini membuatku tak pernah melupakan bagaimana sebuah obsesi masa lalu dihadirkan kembali. Cerita tentang Rahmi dan Nimo dikemas dengan menarik. Pernah mengeluh dan berhenti mencoba, padahal kita sudah berusaha sekuat tenaga. Novel yang aku temui secara tidak sengaja di tempat penyewaan buku ini memberiku setitik harapan. Saat kamu mengharapkan seseorang, mungkin saat itu kamu tidak bisa mendapatkannya. Tapi, jika kamu berjodoh dengannya. Dia akan datang untuk menjemputmu kembali. Novel ini memberiku banyak pelajaran, mulai dari teori SWOT hingga quotes yang sangat memberi semangat. Di antaranya ‘Prepare For The Worst. But Still Hoping For The Best’. Quotes yang selalu ku praktekkan saat deadline tugas kuliah. J Nah, bagian Nimo-nya. Seorang Dimas Geranimo digambarkan sebagai seseorang yang cakep, sedikit nakal tetapi pintar. Bagian inilah yang paling pas denganku. Setelah lima tahun berlalu, aku juga menemukan nimo-...

Sebelah Sandal

Jum'at lalu, aku harus pergi ke pasar untuk membeli beberapa bahan pakaian. Setibanya dari angkot, aku sedang menunggu lalu lintas agak lenggang. Ada seorang bapak paruh baya yang juga turun dari angkot di sebelah saya. Dia sedang sibuk mencari sebelah sandalnya di dalam angkot dan ternyata tidak ada. Aduh, kasihan banget aku lihatnya. Bapak itu terpaksa melepas sebelah sandalnya dan memutuskan untuk tidak memakainya. Beliau aku bantu menyebrang jalan. Padahal kakinya tidak memakai alas. setelah berjalan mendahuluinya, aku selalu menengok kebelakang. kemudian aku lepas sebelah sandalku dan aku ijakkan kaki ke aspal. Na'udzubillah, panasnya. Aku jadi memikirkan bapak tadi yang harus melewati jalan di pasar dengan panasnya, belum lagi pandangan aneh orang lain. Semoga bapak itu cepat sampai tujuan dan mendapatkan sendal baru. Amiin.

Desain Pertama :)

Haii, sudah lama tidak menulis postingan. Kangen juga menulis lagi. Hari ini aku bakalan posting salah satu dari karya aku. Yups, denah rumah. Ini merupakan denah rumah pengembangan dari denah rumah tipe 36. Kebetulan ini rumah abangku yang baru mau dibangun, aku jadi ikut-ikutan sibuk mendesain. Sebenarnya masih banyak lagi desainku, tapi karena aku amatiran, aku membuatnya di Ms. Word. Hahaa :D Sebenarnya sudah lama aku ingin posting desainku, Cuma hari ini aku baru terpikir bagaimana memindahkan gambarnya karena harus pakai file .JPG. Entah kenapa ide ini datang pagi tadi dan ternyata bisa. (horaaaayyy...) Mengenai tampak depan fasad rumah, aku belum tau gimana cara make 3D itu, jadi jika ada yang bersedia mengirimkan aplikasi gratisnya ke email saya, dengan senang hati saya bersedia. Luas tanahnya 115 m 2 , Luas Bangunannya 75m 2 . Ini nih gambarnya ....